Mengenal Jenis Kebotakan dan Penyebab yang Umum Terjadi

Penyebab Kebotakan – Kebotakan mungkin menjadi hal yang sangat tidak diinginkan bagi beberapa orang terutama remaja yang sering memikirkan penampilan. Rambut yang indah dan sehat tentunya akan meningkatkan kepercayaan diri seseorang, maka dari itu kebotakan perlu kamu hindari.

Kebotakan bisa terjadi pria maupun wanita, namun pria lebih cepat mengalami kebotakan dibandingkan wanita. Pria bisa saja mengalami kebotakan saat masa pubertas dan biasanya diawali dengan kemunduran garis rambut di dahi.

Hidup sehat adalah salah satu cara agar kamu bisa mencegah kebotakan, karena masalah ini bisa ditimbulkan dari penyakit di luar faktor keturunan. Agar kamu bisa mencegahnya, berikut jenis dan penyebab kebotakan yang perlu kamu ketahui!

Jenis-jenis Kebotakan

  1. Kebotakan Genetik
    Jenis kebotakan genetic atau kebotakan akibat keturunan terjadi karena adanya hormon androgen dihydrotestosteron (DHT) dan predisposisi genetik.

Hormon DHT ini terdapat pada kelenjar folikel pertukbuhan rambut. Jika dalam satu keluarga memiliki riwayat kebotakan, maka anaknya beresiko 2,5 kali terkena kebotakan.

  1. Kebotakan Koin
    Kebotakan koin bisa dialami oleh semua orang, pria dan wanita, anak-anak hingga orang dewasa. Jenis kebotakan ini disebabkan oleh infeksi jamur dan sistem kekebalan tubuh yang keliru.

Kemudian secara cepat menyerang folikel rambut. Kebotakan koin ini bisa berakibat fatal seperti kebotakan total.

  1. Kebotakan Simtomatik
    Hati-hati terhadap demam tinggi, stres, penyakit yang menahun,dan alergi hebat, hal ini bisa menyebabkan kamu mengidap kebotakan simtomatik.

Rambut akan rontok merata dan rambut akan lebih lama tumbuh dari biasanya. Untuk mencegahnya kamu perlu mencukupi keperluan gizi dan tidak kekurangan vitamin atau mineral.

  1. Kebotakan Jaringan Parut
    Kebotakan jenis ini disebabkan oleh bekas luka pada kulit kepala. Bekas luka tersebut akan berubah menjadi jaringan parut yang disebabkan oleh virus, jamur, bakteri, dan penyakit jaringan ikat.

Jaringan parut tersebut kemudian tidak akan berambut lagi. Kebotakan jaringan parut ini biasanya terjadi pada orang paruh baya.

  1. Kebotakan Seboroik
    Jika kulit kepala kamu mengelupas, maka kamu perlu berhati-hati karena bisa jadi itu adalah tanda awal dari kebotakan seboroik. Penyebabnya adalah kulit kepala mengalami peradangan.

Awal dari kebotakan ini adalah rontoknya rambut secara merata dalam kurun waktu yang lama. Rambut yang akan rontok mulai dari dahi hingga puncak kepala dan hanya menyisakan rambut di bagian belakang dan atas telinga.

Penyebab Kebotakan

  1. Faktor Infeksi
    Salah satu faktor yang menyebabkan kebotakan adalah infeksi. Infeksi pada kulit kepala seperti infeksi jamur atau penyakit kulit seperti lupus dapat mengakibatkan rontoknya rambut yang berujung pada kebotakan.

Gunakanlah obat anti jamur atau lakukan konsultasi dengan dokter kulit.

  1. Gangguan Hormonal dan Sistem Imun
    Ketidakseimbangan pada hormon dan gangguan sistem imun dapat menyebabkan kerontokan hingga kebotakan. Hormon tersebut adalah hormon endrogen yang akan mengatur pertumbuhan rambut.

Kemudian, sistem imun yang mengalami gangguan bisa menyerang folikel rambut.

  1. Penyakit dan Kondisi Medis
    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, demam tinggi dan stres dapat memicu kerontokan yang berujung pada kebotakan. Penyakit seperti autoimun, atau gangguan kelenjar tiroid, dan anemia juga memicu kondisi tersebut.
  2. Rokok dan Alkohol
    Rambut yang sehat dipengaruhi oleh kebersihan dan tubuh yang sehat juga. Merokok dan minum alkohol adalah dua hal yang dapat mengganggu kesehatan tubuh dan mengakibatkan rambut mengalami kerontokan.
  3. Faktor Genetik
    Banyak gangguan pada tubuh kita yang diakibatkan faktor genetik, salah satunya adalah kebotakan. Kebotakan ini disebabkan oleh androgentik alopecia yang merupakan faktor keturunan dan hormon adrogen.
Tulisan ini dipublikasikan di Health dan tag . Tandai permalink.