Inilah Obat Pusing untuk Ibu Menyusui yang Aman

Ada beberapa pilihan obat pusing untuk ibu menyusui. Bila dikonsumsi dengan tepat atau sesuai anjuran dokter, sebagian besar obat pereda pusing aman dikonsumsi saat menyusui dan tidak memengaruhi kesehatan bayi.

Pusing saat menyusui biasanya dapat terjadi beberapa minggu setelah melahirkan. Keluhan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari perubahan hormon, stres, kurang tidur, kelelahan, dehidrasi, hingga gula darah rendah.

Salah satu cara untuk mengatasi pusing saat menyusui adalah dengan konsumsi obat pusing. Namun, tidak sedikit ibu menyusui yang ragu mengonsumsinya karena takut bila kandungan obat akan berdampak pada kualitas ASI yang diberikan ke buah hati.

Hal ini karena apa pun yang ibu menyusui konsumsi, termasuk obat pusing, memang bisa terserap ke dalam ASI. Akan tetapi, ada beberapa pilihan obat pusing yang dinilai aman, baik untuk ibu menyusui maupun bayi. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa obat-obatan ini diserap ASI dengan kadar yang sangat rendah.

Pilihan Obat Pusing untuk Ibu Menyusui
Pusing sebenarnya bisa diatasi dengan istirahat dan minum air yang cukup. Namun, bila telah mengganggu aktivitas sehari-hari, Busui bisa minum obat pusing agar keluhan bisa mereda dengan cepat. Dengan begitu, Bumil tetap fit untuk mengurus Si Kecil.

Berikut ini adalah daftar obat pusing untuk ibu menyusui yang aman dikonsumsi:

  1. Paracetamol

Paracetamol merupakan salah satu obat pusing yang bisa diandalkan untuk ibu menyusui. Obat ini bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin untuk meredakan rasa sakit.

Namun, pastikan Busui mengonsumsi paracetamol sesuai dengan dosis yang dianjurkan, yaitu 500 gram setiap 4–6 jam. Namun, Busui tetap perlu berhati-hati karena paracetamol biasanya juga terkandung dalam obat lain, misalnya obat flu, sehingga rentan dikonsumsi berlebihan secara tidak sengaja.

  1. Ibuprofen

Ibuprofen juga termasuk obat pusing untuk ibu menyusui yang aman. Jika dikonsumsi sesuai dosis, obat ini efektif meredakan nyeri atau peradangan yang tergolong ringan hingga sedang. Dosis yang dianjurkan adalah 200–400 mg, setiap 4–6 jam.

Penting untuk diketahui, sebaiknya hindari konsumsi ibuprofen jika Busui mengalami penyakit asam lambung atau asma. Selain itu, hindari konsumsi paracetamol dan ibuprofen secara bersamaan.

  1. Naproxen

Naproxen juga bisa dikonsumsi Busui untuk meredakan pusing. Namun, obat ini membutuhkan resep dokter dan biasanya tidak disarankan untuk penggunaan secara rutin. Jika dikonsumsi sembarangan, naproxen berpotensi menyebabkan efek samping pada bayi, seperti rasa kantuk, muntah, atau diare.

Penting untuk ditekankan, ibu menyusui tidak dianjurkan mengonsumsi aspirin. Hal ini karena paparan aspirin dapat meningkatkan risiko bayi mengalami sindrom Reye, yaitu kondisi serius yang menyebabkan peradangan di otak dan hati.

Busui juga tidak boleh mengonsumsi kodein dan obat nyeri berjenis opioid tanpa anjuran serta pengawasan dari dokter.

Tulisan ini dipublikasikan di Health dan tag . Tandai permalink.