Cari Tahu Penyebab Jari Tangan Kaku yang Kamu Alami

Penyebab Jari Tangan Kaku
Penyebab Jari Tangan Kaku

Jari tangan kaku tak hanya membuat jari tiba-tiba sulit digerakkan atau terkunci pada posisi tertentu, tetapi juga bisa terasa cukup menyakitkan. Hal ini terjadi karena tendon jari tangan mengalami peradangan.

Tendon merupakan penghubung antara tulang dan otot yang berbentuk jaringan penyambung keras. Saat jari tangan digerakkan, otot dan tendon pada bagian lengan serta tangan akan bersama-sama meluruskan atau menekuk jari tangan.

Biasanya, pergerakan tersebut dapat berjalan dengan lancar. Namun, pada kondisi tertentu tendon dapat mengalami pembengkakan dan peradangan, sehingga menyebabkan selubung tendon seakan-akan menyempit.

Kondisi ini membuat jari jari tidak dapat bergerak dengan leluasa, hingga akhirnya menimbulkan bunyi ‘klik’ saat jari ditekuk atau diluruskan.

Penyebab Jari Tangan Kaku
Jari tangan kaku dapat disebabkan oleh pergerakan jari tangan atau jempol yang dipaksakan secara berulang. Selain itu, ada beberapa penyebab jari tangan kaku lainnya, di antaranya:

Baca Juga :   Cara Alami Atasi Nyeri Haid yang Tak Tertahankan

Osteoarthritis pada bagian tangan
Osteoarthritis atau radang sendi pada tangan biasanya terjadi pada tiga bagian tangan, yaitu pangkal jempol, sendi di bagian tengah jari, dan sendi di dekat ujung jari.

Jika Anda mengalami osteoarthritis pada tangan, jari akan terasa kaku, bengkak, dan nyeri. Bahkan, benjolan juga dapat muncul pada bagian sendi jari yang kaku.

Selain itu, kista atau benjolan yang berisi cairan, juga dapat timbul pada sendi ujung jari. Secara perlahan, jari yang mengalami peradangan juga dapat membengkok ke samping.

Rasa sakit akibat osteoarthritis pada tangan mungkin akan menyebabkan hambatan dalam melakukan kegiatan sehari-hari, mulai dari menulis sampai membuka tutup botol. Jadi periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai jika Anda mengalami kondisi ini.

Rheumatoid arthritis
Rheumatoid arthritis adalah salah satu jenis radang sendi yang disebabkan oleh gangguan autoimun, dimana sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang jaringan tubuhnya sendiri. Kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita, terutama yang berusia di atas 40 tahun.

Baca Juga :   Cara Mengatasi Stres dan Depresi secara Jitu dalam Waktu Singkat

Tak hanya menyebabkan jari tangan bengkak dan terasa kaku, kondisi ini juga bisa menyebabkan penderitanya mengalami demam, kelelahan, dan penurunan berat badan. Seiring waktu, rheumatoid arthritis yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan perubahan bentuk sendi dan pengikisan tulang.

Pirai (penyakit asam urat)
Jika rheumatoid arthritis umumnya dialami oleh wanita, pirai justru lebih sering dialami oleh pria. Pirai disebabkan oleh penumpukan asam urat yang berlebih di dalam tubuh. Kadar asam urat dalam darah yang berlebihan ini akan menyebabkan pembentukan kristal di sendi.

Kristal asam urat pada sendi akan memicu peradangan, sehingga penderitanya mengalami gejala nyeri dan bengkak pada sendi. Seiring waktu, pirai bisa menyebabkan kerusakan pada tendon, sendi, dan bahkan tulang. Trigger finger adalah salah satu komplikasi pirai akibat iritasi dan kerusakan pada tendon di ruas jari tangan.

Baca Juga :   Atasi Obesitas dengan Operasi Bariatrik, Ini Manfaatnya

Selain beberapa penyebab di atas, jari tangan kaku juga bisa disebabkan oleh diabetes. Meski penyebabnya belum diketahui secara pasti, kondisi ini diduga terjadi karena peningkatan produksi kolagen berlebih dalam tendon dan kerusakan saraf yang berisiko tinggi dialami oleh penderita diabetes.

Jari tangan kaku yang terjadi secara tiba-tiba mungkin membuat Anda khawatir. Jika mengalami hal ini, Anda bisa mengistirahatkan jari dan tangan dari kegiatan yang sifatnya berulang agar peradangan pada sendi berkurang, sebagai langkah pertolongan pertama.

Selain itu, Anda juga bisa meredakan pembengkakan akibat jari tangan kaku dengan cara mengompresnya menggunakanan air dingin. Sementara itu, untuk mengurangi kekakuannya, Anda dapat merendam jari tangan ke dalam air hangat.