Cara Mengatasi Penyakit Buta Warna pada Anak

Penyakit Buta Warna – Buta warna merupakan penyakit yang menyebabkan mata seseorang tidak bisa membedakan warna sebagian atau bahkan secara total. Biasanya, kondisi ini dialami oleh pria.

Buta warna memang tidak bisa disembuhkan secara total dan akan dialami penderitanya seumur hidup. Namun, bukan berarti efek yang ditimbulkan dari penyakit ini tidak bisa dikurangi. Asal, dikenali sejak dini.

Untuk itu, yuk terutama para bunda kenali lebih dalam penyakit ini agar bisa mendeteksi si kecil sejak dini!

Tanda / Gejala Buta Warna

Setelah mengetahui jenisnya, berikut ini adalah tanda atau gejala-gejala yang mungkin dialami oleh penderita buta warna, terutama pada anak.

  1. Masalah Membaca dan Membedakan Gambar

Jika anak kesulitan untuk membaca atau melihat gambar pada buku pelajaran sekolah mereka, mungkin saatnya kamu pergi ke dokter untuk cek kondisinya.

Buku pelajaran sekarang banyak dipenuhi oleh warna beragam yang bertujuan untuk menarik minat manak. Jika si kecil tidak bereaksi saat melihat gambar, bunda lebih baik konsultasikan dengan ahli.

  1. Sulit Mengingat Warna

Karena kemampuan membedakan warna mnejadi menurun, penderita buta warna akan sulit untuk mengingat warna. Meski warna tersebut sangat mencolok sekali pun bagi pemilik mata normal.

  1. Makanan Matang dan Mentah Tak Ada Bedanya

Salah satu tanda bahwa seseorang menderita buta warna adalah ia tidak mampu mengenali mana daging matang dan daging mentah. Karena bagi penderita buta warna, warna makanan tersebut tak ada bedanya.

Cara Mengatasi Buta Warna

Jika mengalami gejala-gejala di atas, maka segera lah untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter. Meski didiagnosis buta warna dan memang penyakit ini tak bisa sembuh, kamu masih bisa mengurangi efeknya.

  1. Gunakan Softlens Berwarna

Dengan menggunakan softlens berwarna, kamu bisa membedakan warna walaupun tidak begitu detail. Alat bantu ini juga disarankan oleh kedokteran agar dapat membantu penderita buta warna dengan tidak membatasi kemampuannya dalam mengolah warna.

  1. Kacamata Anti Ultraviolet

Kacamata anti-ultraviolet biasa digunakan oleh penderita buta mata akut dengan penglihatan yang sangat redup. Selain dapat membantu membedakan warna, kacamata ini juga ampuh untuk menahan pancaran sinar matahari yang berbahaya.

  1. Latihan Identifikasi Warna

Salah satu cara untuk melatih identifikasi warna, yaitu dengan membedakan warna pada lampu lalu lintas. Kamu bisa mengajari si kecil dengan menghafal urutan warna pada lampu merah, yakni pertama merah, kedua kuning dan ketiga hijau.

Selain objek tersebut, kamu juga bisa menerapkannya pada objek lain untuk semakin melatih penderita dalam mengidentifikasi warna.

Tulisan ini dipublikasikan di Health dan tag . Tandai permalink.