Beberapa Jenis Asma yang Ternyata Berbeda-beda Pemicunya

Jika menemukan seseorang yang mengalami sesak napas, barangkali kita berasumsi bahwa orang tersebut terjangkit salah satu penyakit pernapasan. Biasanya, penyakit tersebut erat dikaitkan dengan asma.

Asma adalah jenis penyakit yang terjadi pada saluran pernapasan, serta ditandai dengan penyempitan saluran pernapasan, peradangan, nyeri dada, batuk, dan sesak napas. Asma tergolong umum, baik anak-anak maupun orang dewasa dapat terkena penyakit pernapasan ini.

Kondisi tertentu pun berisiko memicu penyakit asma. Akan tetapi, belum diketahui penyebab pasti dan jelasnya kemunculan asma hingga saat ini. Meskipun demikian, faktor tertentu dapat menjadi pemicu asma.

Nah, ada baiknya untuk mengetahui jenis-jenis asma dan faktor penyebabnya, bukan? Simak jenis penyakit pernapasan ini dan faktor penyebab penyakit asma sebagai berikut!

Jenis Penyakit Asma

  1. Asma Okupasional

Kambuhnya asma ketika sedang bekerja sering kali dihubungkan dengan jenis asma ini. Asma okupasional disebut juga sebagai asma pekerjaan.

Occupational asthma adalah jenis asma yang timbul akibat polusi udara di lingkungan kerja. Penyebab asma ini dapat berupa debu, uap kimiawi, asap, dan sejenisnya.

Berdasarkan U.S. National Institutes of Health, pekerjaan-pekerjaan yang berisiko terpapar penyakit asma okupasional, antara lain tukang kebun, pekerja pabrik metal, pekerja kayu, laboran, peramu obat-obatan, pekerja pabrik plastik, pekerja konstruksi, dan pembuat roti.

  1. Asma Alergi

Serbuk sari, hewan, debu, dan zat kimia yang dialergikan seseorang dapat menimbulkan asma, loh. Jenis asma ini disebut sebagai asma alergi atau allergic asthma. Jenis asma ini terbilang umum dan dapat ditemui di masyarakat luas.

Meskipun begitu, tidak semua orang yang alergi memiliki jenis alasma ini. Pun, tidak semua penderita asma memiliki alergi terhadap hal tertentu. Akan tetapi, bermacam hal dapat memicu gejala dan serangan asma pada orang-orang tertentu.

  1. Asma Nonalergi

Pernahkah gejala asmamu semakin parah pada kondisi cuaca yang ekstrem, baik cuaca dingin maupun panas? Ketika kamu menjalani masa pengobatan, apakah asma yang dimiliki sering kambuh?

Atau merasa tertekan atas sesuatu malah memperburuk sistem pernapasan yang berakhir pada asma?

Jika pertanyaan tersebut dijawab dengan kata “iya” atau “pernah”, kemungkinannya kamu terjangkit penyakit asma nonalergi. Nonallergic asthma biasanya dipicu oleh bermacam faktor, seperti kondisi lingkungan, medikasi atau obat-obatan, serta penyakit tertentu.

Tulisan ini dipublikasikan di Health dan tag . Tandai permalink.