Apakah Minum Protein Shake Bisa Menurunkan Berat Badan

Protein shake, atau susu protein, tak jarang digunakan untuk meningkatkan asupan protein, yang diyakini bisa menolong mengurangi rasa lapar sehingga berat badan akan berkurang.
Tetapi, apakah minum protein shake bisa menurunkan berat badan?
Terbukti, protein shake bisa slot qris gacor menurunkan berat badan karena memiliki manfaat tertentu, seperti meningkatkan rasa kenyangdan metabolisme tubuh.

Untuk itu, simak penjelasan dan macam protein shake yang baik untuk dikonsumsi berikut ini.

Apakah minum protein shake bisa menurunkan berat badan?

Terbukti, protein shake bisa menurunkan berat badan karena banyaknya manfaat yang dimilikinya.

Memberitakannya Healthline, berikut sebagian manfaat protein shake untuk menurunkan berat badan yang perlu dikenal.

– Meningkatkan rasa Kekenyangan

Beragam hormon terlibat dalam rangsang dan kontrol nafsu makan, termasuk peptide tyrosine-tyrosine (PYY), glucagon-like peptide 1 (GLP-1), dan ghrelin.

Bagus PYY ataupun GLP-1 ialah hormon pengurang nafsu makan, dan studi menampilkan bahwa diet tinggi protein meningkatkan kadar masing-masing setelah makan.

PYY dan GLP-1 berperilaku dengan mengurangi nafsu makan, dan GLP-1 juga menunda pengosongan isi lambung sehingga rasa kembung juga akan meningkat.

Penelitian juga menampilkan bahwa protein juga bisa mengurangi hormon ghrelin, yang ialah hormon untuk menstimulasi nafsu makan.

Efek pengontrol nafsu makan ini juga kelihatan dikala mengkonsumsi susu protein.

– Meningkatkan metabolisme

Diet tinggi protein, termasuk dengan minum susu protein, bisa meningkatkan pengeluaran kekuatan atau kalori yang dibakar dengan dua sistem yang berbeda.

Pertama, tubuh membakar lebih banyak kalori dengan menjalankan metabolisme protein daripada karbohidrat atau lemak. Keadaan ini dikenal sebagai diet-induced thermogenesis (DIT).

Skor DIT untuk protein berkisar antara 15–30 persen, diperbandingkan dengan 5–10 persen untuk karbohidrat dan 0–3 persen untuk lemak. Kedua, diet tinggi protein menstimulasi gluconeogenesis, pelaksanaan pembentukan glukosa dari protein atau lemak dalam ketiadaan karbohidrat, yang diyakini membakar kalori ekstra dalam pelaksanaan ini.

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.